Skip to main content

Featured

Sering Terlupakan

Niatnya bikin cerpen. Eh, taunya jadi kayak novel. Gak juga sih, terlalu sedikit kalo dibilang Novel. cerita Absurd yang gue bikin waktu masih Alay. Sekarang Alay dulu lebih Alay, udah kayak penonton bayaran aja. didedikasikan untuk teman-teman Absurd yang entah masih inget aku apa enggak. #SeringTerlupakan



            
Enam Tetes Air yang Bertemu di Laut
            Manusia memang di ciptakan sebagai makhluk sosial yang selalu membutuhkan orang lain di setiap kehidupannya. Jaman sekarang lagi ngetrend banget yang namanya Geng. Ya di setiap sekolah pasti ada gengnya. Termasuk di sekolahku. Sekelompok anak manusia yang memiliki perbedaan karakter satu sama lain. Namun, saling membutuhkan di antaranya. Mereka menyebut Geng mereka dengan Nama “ReyHaN LuKaZ”. Itu singkatan dari nama mereka masing-masing. Mereka selalu bersama dalam suka dan duka termasuk menyelesaikan masalah mereka bersama-sama Lebih tepatnya tugas atau Pr (Perkerjaan Rumah) Meskipun hanya beberapa anak yang mengerjakan dan yang lainnya hanya mengcopi hasilnya. (Maaf just kidding). ﴾◦ ᵕ ͜ ᵕ ◦ ﴿
            Tak ada hari yang mereka lewati sendiri, karena mereka selalu bersama. Bahkan setiap istirahat pun mereka selalu menyempatkan untuk berkumpul. Yang aku tau hampir setiap hari sabtu sepulang sekolah mereka sering jalan atau hangout bareng. Entah itu makan-makan atau hanya sekedar berfoto di tempat yang bagus. Tak jarang jika ketika salah satu di antara mereka ada yang ulang tahun, mereka memberi kejutan ataupun hadiah. Memberi telur dan tepung di atas kepala. Kadang aku merasa iri pada mereka karena sampai umurku segini pun (63 th) belum pernah merasakan mempunyai sahabat, paling mentok juga hanya jadi teman dekat yang menjengkelkan. (terharu *srup..). *sedot ingus…… ﴾T_T﴿à﴾; _ ; ﴿
            Sebenarnya sih Reyhan Lukaz itu bukan geng tapi aku senang menyebutnya geng karena lebih unyu.(?). Geng mereka terdiri dari tujuh orang anak yang memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda. Rey : REnY, Ha : HAny, N : Ninis, Lu : LUtfia, Ka : eKA, Dan yang terakhir z : iZza. Dan mereka semua adalah teman ku.
            Seperti yang ku bilang tadi mereka memiliki karakter yang berbeda. Mungkin ini sedikit gambaran dari karakter mereka. Di mulai dari yang pertama. REny. Teman yang lucu dan menyenangkan. Mempunyai karakter yang sedikit cerewet, Em mungkin bukan sedikit cerewet melainkan cerewet banget. Sekali bicara siapapun gak akan mungkin bisa menghentikan pembicaraannya kecuali ketika dia sudah capek, Dia akan berhenti sendiri. ( _ _ ‘)
            Beberapa bulan yang lalu dia berpacaran dengan seorang cowok. Aku lupa namanya yang jelas nama facebooknya ada kata aneh “Motul”. Katanya sih itu nama singkatan daerah tempat tinggalnya (Modong-Tulangan),Kayak nama jembatan di dekat rumahku (Mantul : Mantren-Tulangan). Gara-gara itu juga dia di panggil Motul sama Gengnya. Dan hal yang menurutku mengejutkan adalah ketika si Motul (Pacar Reny) itu mengajak Reny ke rumah orangtuanya. So Sweet banget kan. (sok sweet). Tapi beberapa lama kemudian hal yang sangat mengejutkan yang dapat membuat tukang becak terjungkal dari tempat duduknya adalah Si motul itu memutuskan Reny. Aku shock mendengarnya. Pak Podo (penjual di kantin) juga shock karena ada anak yang gak bayar mie 5 mangkuk. ( *o*)
            Berhari-hari Reny meratapi kehidupannya dengan segala kesediahan. (Nggak kok, terlalu lebay kayak Sinetron). Dia selalu menyendiri di kamar mandi dan nangis di bawah sower. (Yang ini bohong). Dan ketika itulah kekuatan Persahabatan Geng ini di uji. Mereka harus menenangkan perasaan Reny. Minimal menghiburnya dengan lelucon kecil, apapun itu. Untungnya mereka berhasil membuat sedikit senyuman di bibir Reny. Dan menurut yang ku dengar sekarang dia sudah mendapatkan kenalan lain yang mungkin mereka juga akan berpacaran, Mungkin. (Dasar Playgirl). Yang aku tahu Reny itu tak pernah bisa move on dari si motul itu entahlah apa yang tidak bisa Reny lupakan dari si doi. Hobby Reny yang mungkin bikin kesel ibunya karena sangat membuang-buang uang yaitu jalan-jalan. Iya hobbynya jalan-jalan entah itu ke mall ataupun ke suatu tempat baru yang menyenangkan. Hampir setiap menit bahkan detik dia updet status di facebook tentang dia kemana dan makan apa. (Sangat mengotori beranda gue…huh..).  ﴾ ᷅ _ ᷄ ﴿
            Pesan moral     : Jangan updet status di wc karena dapat menyebabkan sesak napas akibat gas yang berbahaya yang terhirup berlebihan. (>o<)
            Aku selalu membuat tipe-tipe karakter dari Geng ini. Dan untuk cewek ini ku kasih dia tipe Cewek Rempong. (Tanpa alasan). o_O
            Yang kedua yaitu Hani Anak yang lucu pake bingits. (*^  ͮ ^*). Aku suka banget ngeliat dia waktu bergaya seperti anak kecil yang lucu. (HoekKk). Dia selalu bertanya denganku, apakah aku suka melihatnya bergaya seperti anak kecil umur 3 tahun atau bergaya dewasa. Aku tak pernah bisa berhenti tertawa saat berada di dekatnya. Sampai-sampai aku tak bisa lagi merasakan perutku. (Baca : Mulas). Hampir semua anggota di geng ini memiliki pacar termasuk si doi yang satu ini dia telah menjalin hubungan dengan seorang anak manusia yang berjenis kelamin laki-laki tentunya. Kelihatanya mereka sangat saling menyayangi satu sama lain. Sampai-sapai setiap hari bahkan setiap menit mereka saling mengumbar kemesraan di Facebook, melalui status-status alay mereka yang bisa membuat perut siapapun mual saat membacanya. Hoek(-_-“).
            Panggilan mereka berdua juga alay Si Hany di panggil my princess terus cowoknya di panggil…….Pasti semua udah pada tahu pasangannya princess itu apa?. Iya betul panggilannya adalah Si tumang. Nggak..ding yang bener my prince kalo Si tumang itu mah anjingnya Dayang Sumbi sekaligus ayah dari Sangkuriang, yang akhirnya dibunuh Sangkuriang karena dia kesal gak dapat hewan buruan sama sekali. Akhirnya Sangkuriang diusir dan ketika dewasa dia menyukai ibunya sendiri, Ibunya tak mau tinggal diam karena gak mungkin dia menikah dengan anaknya sendiri walaupun dia juga mencintai Sangkuriang. Pada akhir cerita ternyata Dayang Sumbi ibu Sangkuriang memberikan satu syarat yang harus di penuhi oleh Sangkuriang yaitu membuatkan perahu yang besar dalam waktu semalam. Karena Sangkuriang gagal dalam pemenuhan syarat tersebut, Sangkuriang marah dan menendang perahu tersebut sampai terbalik, dan terbentuklah gunung Tangkuban perahu. Halah malah bahas sejarah gunung tangkuban perahu. Back to the Hanipret. Udah deh kalo udah bahas orang ini mah gak ada habisnya. Pokoknya dia itu yah gitu deh..
            Sebenarnya Hanifa itu cantik, baik tapi gak tahu kenapa semua itu hancur ketika dia sudah bersikap aneh seperti itu.Maksudnya cara bicaranya yang aneh, Iya betul kayak orang lagi nahan kentut.
            Pernah suatu hari, Waktu itu kami pulang telat karena nunggu salah satu dari geng ini juga namanya (Lutfia), dia ada rapat dengan Organisasi Paskibranya. Kita nungu di atas tepatnya di lantai tiga karena di luar sedang hujan yang lumayan deras. Waktu itu juga ada lumayan banyak anak yang belum pulang karena ngerjain tugas remidi bahasa inggris. Termasuk Hanipret dan Izza. Dia bingung gimana ngerjainnya, sedangkan laptop mereka sedang rusak. Dengan wajah ganas mereka memohon pada Kelinci. (Baca : Pacar Ziah).
            Tapi sayang nggak ada sinyal yang kasihan dengan kedua anak manusia yang malang ini. Sebenarnya ada anak lain yang kebetulan juga bawa laptop. (cewek). Tapi nggak tahu kenapa dia pelit banget, mungkin dia terlahir sebagai orang terpelit dan paling ngeselin di dunia. (ya Allah maafkan aku). Dia hanya mau menolong anak cowok. (Dasar Modus). Akhirnya dengan segala tekanan di otak mereka, tiba-tiba muncul lampu kuning di atas kepala kananku. Dan aha………..
            “He, Gimana kalau kita pura-pura ngeprint di Isna Jaya*, Terus numpang googleling sekalian?” Usul gue. (*toko poto kopi depan sekolah).
            “Betul juga tuh?” Kata Izza menyetujui.
            “Ayo, kesana sekarang!” Ajak Ziah yang juga kebetulan ada di situ.
            Hujan sudah reda, akhirnya mereka berangkat dengan segala kebodohan mereka. Yaps dari segala banyak motor yang ada mereka malah memilih sepeda angin. (sepeda pancal). Padahal kalau di pikir meskipun tokonya ada di depan sekolah tapi jaraknya lumayan jauh sekitar 10 km. (haha, gak lah kalo gak salah sih sekitar 10 m). Mereka berboncengan, dan karena Izza kecil dia duduk di roda sepeda. (puyeng-puyeng dah tuh).
            Semakin lama mereka semakin tidak terlihat karena tertutup bangunan. Dan sekarang tinggal aku dan Hanipret, kita berjalan melihat-lihat bangunan sekolah yang belum selesai. Dan sempat terfikir di otakku yang berdebu ini untuk memanjat pagar untuk melihat pemandangan sawah di belakang sekolah.
            “Eh, pret kesitu nyok” Ajak ku konyol.
            “Ayo.” Tanggapannya sungguh di luar dugaanku.
            Ketika sudah sampai dengan bersusah payah menaiki pagar yang lumayan tinggi. Iya lebih tinggi dari pada pohon toge.
            “Waaaah…..bagus banget ya foto-in dong.” Kata hanipret dengan wajah yang sok di unyu-unyuin.
            “Hmmm…” Dengan enggan dan senyum hambar ku ambil hapenya dan mulai memfoto gadis cantik itu. (gadis cantik?).
            Berbagai gaya dia lakukan dari nempel di dinding kayak cicak, kepala diatas, kaki diatas, angkat rok sampai angkat kaki dari bumi ini sudah dia lakukan. (babay….).  Dan yang terpenting gaya bibirnya yang ditipis-tipiskan. (Huh, gak nahan) ﴾ʃƪ︣︣ˇ ˇﻬ ﴿~♥
            “Pret cepetan kita balik ada guru tuh, aku takut.” Kata gue ketakutan.
            Dengan tergesa-gesa gue naik pagar, dan tak lupa menolong si Hanipret yang ada di belakangku. Dan yang aku tahu waktu itu kaki ku. ‘kakiku kenapa?’ keluhku dalam hati. Ternyata kakiku salah urat gara-gara tergesa-gesa waktu naik pagar tadi. (Apa ini karma?).  Akhirnnya aku pulang dengan langkah aneh yang berusaha ku tutup-tutupi.
            Tipe anak ini adalah tipe cewek sosialita karena hobinya shopping yang gak bisa di ganggu gugat. Cocok banget dengan Izzatun. ﴾◦ ˇ ﻬ ˇ ◦﴿
            Pesan moral     : Segera periksakan kakimu ke tukang urut! Dan jagalah kebersihan hidungmu….
Pesan buat para pengusaha hengpon (pabrik hengpon) gak usah deh repot-repot berlomba-lomba bikin hape tipis lagi, karena setipis-tipisnya hengpon masih tipis bibir Hani. ∑(‘ Д’ )
            Lanjoooot…..#GayaArielNoah….﴾///_-﴿
            Selanjutnya adalah Ninis anak yang mungkin bayinya di kasih makan otak, kenapa gue bilang gitu karena dia itu pinter banget minta ampun deh. Ketika semua orang pusing dengan remidi saat selesai UAS, hanya dia yang bersantai karena memang dia tidak kena remidi. Sungguh membuat salut dua jempol dah. b(^_^)d
            Selain memiliki otak yang lebih besar daripada otak gue yang otak udang ini, dia juga baik selain itu hobinya sis, kalian tau kagak…gak tau ya kasian….nih aku kasih tau…..
            Dia itu hobi banget baca, dari baca buku novel, cerita, BSE, Koran, majalah sampe baca baliho di jalanan. Iya yang biasa buat promosi sekolah atau pemilu. (Coblos kumisnya). Kalau aku mah Cuma baca Koran bungkus gorengan mana berminyak lagi. ﴾┌’ι’┐﴿
            Ninis ini adalah satu-satunya anggota Reyhan Lukaz yang paling normal. (?). Nggak yang lain juga normal tapi sedikit. (Sedikit apa?). Lupakan. Sangking normalnya dia jadi sekretaris di organisasi IPM* di sekolah. (*sama seperti OSIS). Ngomongin masalah IPM di sekolah menurutku IPM di sini mulai bangkit dari keterpurukan maksudnya IPM sekarang lebih maju dan mandiri. Tapi yang sangat di sayangkan adalah anggota IPM bidang yang aku gak tau namanya, mau di suruh menjaga gerbang sekolah. (udah kayak anjing penjaga aja?). Padahal itukan menurunkan derajat mereka sebagai IPM yang seharusnya seperti para pejabat yang harus di hormati.(Sungguh Disayangkan!). (“ ~”). Kalau aku jadi IPM aku gak akan mau jaga gerbang kayak gitu. Malah kalo bisa para siswa siswi biasa harus nunduk ketika bertemu IPM. (Camkan itu!). (¬_¬)/ Tapi kayaknya sekarang udah gak deh mungkin para guru udah sadar karena setiap anggota IPM itu seperti bangsawan yang harus di hormati kedua setelah guru-guru dan TU.
            Kembali lagi ke Ninis si cewek manis nan romantis. (Ahaideh). Aku sih lumayan deket sama dia kalo dikelas. Kenapa gue bilang begitu karena kalo udah di luar dia jalan sama anak lain. (Nyesek). Sebut saja namanya mbak Co. Usut punya usut nama mereka sama loh, maksudnya nama panjangnya. Hanya beda huruf K dan C, yang Ninis namanya Khoirun Nisak dan yang mbak Co Choirun Nisa. Itu terkadang sangat membingungkan guru yang sedang mengabsen ataupun membagi kelompok. Entah orang tuanya gak kreatif atau memang artinya yang bagus sehingga nama mereka bisa couple-an begitu. (Bisa di tiru tuh nama samaan, buat yang pacaran). (ʃƪ‘ Ñ ‘)
            Reka Adegan……
            Dua anak manusia berbeda jenis kelamin yang sedang memadu kasih alias pacaran di bawah pohon beringin. (biar mesra katanya).
             “Beb, kemaren Si Hany bikin jaket couple-an loh sama si Niko, kemarennnya lagi Ziah bikin kaos Couple-an juga sama Alfian.” Kata Izza tiba-tiba yang tentunya ada maksud di baliknya. (x_x)
             “Masa sih.” Kata Agus dingin.
            “Iya bagus banget deh aku jadi pengen tapi aku gak mau sama kayak mereka aku maunya yang beda.” Ucap Izza penuh semangat. `\(^O^)/`
            “Oh, jadi kamu mau yang beda.”
            “Heemb…”
            Tiba-tiba si Agus berdiri dan menarik tangan Izza. Akhirnya mereka sampai di suatu tempat.
            “Ngapain kita ke kelurahan?.” Izza terlihat bingung.
            “Kita mau bikin akta kelahiran.” Jawab Agus dengan santainya.
            “Buat siapa?” Tanya Izza belum mengerti.
            “Buat kita, katanya tadi mau couple-lan yang beda sama yang lain?.”
            “Terus?” Tanya Izza semakin nggak mengerti maksud Agus.
            “Ya kita bikin Nama yang sama kan belum ada tuh?. Kita ganti nama kita jadi Bambang bagus kan ya?” Kata Agus sambil menerawang membayangkan namanya yang bagus. ( *o*)
            “Twewewewew….”
            #SorryGaring….<﴾^^.﴿
            Balik lagi ke Ninis mungkin waktu mereka lahir orang tuanya saling sharing waktu cari nama. Entah lah…..
            Oh, iya sampe lupa tipe untuk Ninis adalah tipe cewek….Haduh tipe cewek apa ya jadi bingung nih, kasih masukkan dong. Aduh tipe cewek apa ya jadi mules nih mikirnya. (Lari ke WC). (Balik lagi).(Lupa cebok, balik ke WC). (Balik lagi). Aha ku punya ide. (Tiba-tiba muncul lampu kuning di sebelah kanan atas kepala). Gimana kalo tipe cewek sem­­-pur-na. #GayaNgomongDemiand.
            Pesan moral     : Lebih enak bakwan daripada tahu bulat dan ketauhilah banyak membaca iklan pemilu dapat menyebabkan kerusakan otak permanen….. Щ (  ᷇ □  ᷆ ) Щ (OMG)
`           Back to the Reyhan Lukaz…..
            Entah mereka mendapat ide darimana nama Reyhan Lukaz itu. Rey-Han Lu-kaz nama yang bagus, terlihat sekali seperti nama seorang cowok yang mungkin sangat ganteng. Tapi ternyata tidak ada sama sekali anggota cowok di dalamnya.
            Lutfia, gadis tinggi dengan otak yang berilmu, jelas daripada aku ini.  Hobby banget baca buku apalagi novel, selain itu dia juga punya hobi yang sama dengan ku yaitu menulis. Tapi karyanya lebih bagus dan berbobot daripada punyaku yang konyol ini. Setiap harinya dia selalu di sibukkan dengan paskib-paskib dan paskib, entah itu rapat ataupun latihan rutin. Hal itu membuatnya semakin sibuk apalagi sekarang dia di daulat sebagai anggota IPM. Yang bahkan setiap hari ada rapat. (Rapat gak jelas). ﴾-_-;*﴿
            Hubunganku dengannya cukup dan lumayan dekat. (Bukan pacar). Bahkan bisa di bilang aku ketergantungan dengannya karena jika dia sudah bergabung dengan organisasinya pasti aku jadi sendirian bersama tiga anak kecil berjiwa sosialita itu. (Hani, Izza, dan Reny). Pasti aku gak nyambung dengan apa yang mereka omongkan. Kita melakukan semua hal bersama. Makan bersama, nulis bersama, belajar bersama, jajan bersama, ngupil bersama, tertawa bersama, ngomongin orang bersama, ngetawain orang yang di omongin bersama, nunjuk orang yang diketawain bersama, guling-guling sambil ngetawain orang bersama, semua kita lakuin bersama tapi dia gak pernah mau kalo masuk toilet bersama.
            Sangking dekatnya sampai-sampai waktu UAS kemaren nilai kita banyak yang sama padahal tempat dudukku beda dan gak mungkin aku menyontek dia karena melihat jarak yang begitu jauh, bisa-bisa aku mati kejer waktu ketahuan guru.
            Pernah pada suatu hari ketika kita. (kita?). Waktu itu kita lagi nunggu giliran ujian, karena ujian online dan hanya di laksanakan di lab sekolah. (Mana labnya Cuma satu lagi). Kebetulan hari itu hari jum’at dan menurut jadwal gelombang kami.(gelombang tujuh). Masuk selesai shalat jum’at. Pertanyaannya kenapa kami berangkat pagi? Jawabannya karena tadi pagi ada remidi fisika jam setengah tujuh. Iya betul sekali kita nunggu seharian tanpa melakukan apa-apa seperti orang bodoh.
            Akhirnya sekitar pukul 11.30 kami memutuskan untuk turun karena waktu itu kita memang menunggu di lantai tiga. Kita turun untuk mencari makanan di tempat sampah. (nggak ding). Kita pergi ke kantin. (Emang ada ya?). Warung deh. Sebenarnya aku males banget buat turun buang-buang energy. Akhirnya aku ikut juga karena takut di tinggal sendirian di atas. Gimana kalo ada setan yang mau makan aku. (Ge-er mana ada?). maksudnya. (mana ada yang mau).
            Aku dan Lutfia balik duluan karena para anak sosialita pada makan bakso. Kita naik ke atas lagi sambil tiduran dan dengerin music. Tiba-tiba………..
‘KriEeek…’
            Awalnya kita biasa saja sampai bunyi itu berulang sampai tiga kali. Kita bangkit dari duduk kita dan mendekati asal suara itu. Dan………
‘Brak’
            “Huwaaaaa….” Teriak kita histeris.
            Ada sesosok besar keluar dari bangunan sekolah yang setengah jadi. Badannya besar berwarna hitam dan berbulu ketek panjang. Sosok itu mulai mendekati kami dengan bulu ketek yang menyapu setiap jalan yang dia lewati, kami pun mundur-mundur dan ‘bruk’ kami terjatuh tersandung tas anak-anak yang tadi dititipin ke kita. Aku bingung menyelamatkan diri atau menyelamatkan tas anak-anak. Kami memutuskan untuk menyelamatkan diri. Aku berlari sekencang-kencangnya setelah Lutfia memberi kode kepadaku. Sangking takutnya kita sampai lupa kalau ini jalan buntu kenapa kita gak belok ke tangga malah lurus kedepan yang jelas-jelas jalan buntu.
            Akhirnya kita terdesak dan tidak bisa melakukan apapun selain berkedip. Aku merasakan sesak didadaku karena aku lupa akan cara bernapas. Ketika kita semakin terdesak terlintas sekelebat masa lalu ku ketika aku baru bisa belajar naik sepeda, ketika aku memenangkan lomba makan kerupuk waktu Agustus-an, dan ketika aku di kejar Haji Rachman karena ketahuan maling mangganya.(yang terakhir fitnah). Sosok menyeramkan itu semakin mendekat-dan mendekat. Sosok itu menyerang dengan bulu keteknya yang panjang menjuntai itu. Tiba-tiba ‘hap’ Lutfia berhasil terjerat bulu ketek makhluk itu. Tinggal aku sendiri, bagaimana ini aku harus menyelamatkan Lutfia. Tapi aku gagal makhluk itu berhasil menjeratku dengan bulu keteknya yang aku baru tahu bahwa baunya setengah mati. Yang diduga bisa berat dapat merusak saluran pernapasan dengan waktu sepersekian detik setelah menciumnya.
            Makhluk itu mulai mengombang-ambingkan tubuhku dan Lutfia dengan sadisnya. Aku di sebelah kanan dan Lutfia di sebelah kirinya. Jeratan itu semakin keras dan kita pun terlempar kebawah.
            ‘Aaaaaaaa’ Teriakku dalam hati ternyata aku bermimpi. Mimpi yang sangat buruk. Ternyata aku ketiduran dari tadi. Aku mengerjap-ngerjapkan mataku beberapa kali dan terlihat samar-samar Hanipret yang sedang asyik dengan upilnya. Dan di sebelahnya Izza yang sibuk mengotak-atik hapenya. Di sebelah ujung ada Lufia yang fokus dengan hape yang ada di tangannya. Serta Ziah dan Ninis yang serius memainkan Tablet teman yang dia tinggalkan di tas sewaktu pergi shalat jum’at. (Dasar anak-anak). Untung aku masih selamat.
            Pesan moral     : Jangan tidur ketika menunggu ujian online jika tidak mau di foto.(҂-_-) dan usahakan buang upilmu pada tempatnya. (bawah meja).
            Lutfia ini menurutku tipe cewek karier gimana ya soalnya dia itu, ya gitu deh kegiatannya banyak banget. Sebenarnya Lutfia itu juga tipe cewek perpustakaan dan kutu buku tapi sayang di sekolah kita gak ada perpustakaannya. (- ꞈ -;)
            Next…..
            Sekarang waktunya Eka Bisa juga di panggil Ziah, Tapi sebelum itu kita joget onyek unyuk is indehoy dulu ya…… ˪(• " •)Ø à .┐﴾ˇ Ñ ˇ﴿┌ à ƪ(ᵕ ᴥ ᵕ)ʃ
            Ziah, bisa di bilang si Ziah ini anak anggota termuda Reyhan Lukaz. Karena tahun lahirnya yang paling banyak tapi akta kelahirannya di tuakan. (Belibet tau gak maksudku?). Meskipun luarnya dia terlihat dewasa tapi sebenernya semua beda banget sama aslinya. Aku juga gak ngerti, dia itu cepet banget berubah. Misal detik ini dia jadi dewasa eh, beberapa menit kemudian jadi anak kecil. Lebih tepatnya sih aneh ya. (sorry dori mori strawberry yaw). <(_ _)>
            Si Ziah ini hobby banget yang namanya mainin computer, mulai dari mengotak-atik, mendesign dan lain sebagainya yang gak mungkin aku ngerti. Yang terpenting si Doi ini pinter banget bahasa Inggrisnya. (Baca : Bule celup).
            Beberapa waktu lalu di sekolah kami ada POS. Kalian tahu apa itu POS?. POS itu pekan olahraga siswa, di acara itu banyak banget lomba yang di adakan dan harus di ikuti para siswa dengan perwakilan kelas. Dan itu HARUS. Kalau tidak mau kena denda 50 rb. (Pemaksaan). Tak patut. Nah di situ Ziah di daulat sebagai perwakilan kelas lomba Volly. Aku terharu sekali waktu Ziah mau melakukan itu semua demi kelas, sampai titik darah penghabisan. (terharu). ( ;_;).
            Kami semua memberi dukungan pada Ziah waktu itu, dari mulai teriakin, ketawain(?), loncat-loncat kayak kutu loncat(ini Izza), sampek guling-guling di pinggir lapangan (yang ini Hanipret), Kami lakukan semua itu demi kelas. Demi kelas…(Gaya Arya Wiguna). Akhirnya detik-detik terakhir kelompok kelas kami terpepet dan terpepet.
            “Harus ada pergantian pemain ini.” Kata Ambon* dengan sok cool. *teman yang jago olahraga dia blasteran Ambon dan Afrika Selatan.
            “Tapi siapa tidak ada anak yang tersisa.” Ucap Ziah kawatir.
            Dengan gaya pahlawan kesiangan yang hampir kesorean, teman kami yang bernama A*I (nama di sensor) datang dan maju ke lapangan. Tiba-tiba terdengar back sound lagu Garuda didadaku, entah dari mana itu datangnya. Dia menggantikan *Fakri yang sudah mulai kelelahan. (*teman kami yang memiliki badan berisi). Baru saja si A*I menginjakkan kaki di lapangan. ‘priiiiit’ peluit wasit sudah di bunyikan dan itu berarti permainan sudah selesai. (dan kami kalah). Wajah A*I terlihat mendung dan kecewa, sungguh tidak adil padahalkan dia baru masuk lapangan bahkan dia belum sama sekali memegang bola itu. (Kasian…). (u_u)
                Banyak sekali lomba-lomba yang di adakan termasuk lomba tarik-tambang. Dan semua kelas harus ikut jika tidak mau di denda. Akhirnya dengan terpaksa ada juga anak yang mau ikut lomba itu untuk mewakili kelas. Aku tahu mereka akan kalah dengan tubuh mereka yang kecil melawan anak kelas sebelah yang tubuhnya besar segede badak jawa itu. (Upsi). (^_^;)>. Akhirnya mereka turun ke arena dan melawan badak-badak itu.(eh?). Maksudku melawan anak kelas sebelah, dengan langkah gontai P**n, A*I, J*f*n*n, dan satunya lagi aku lupa siapa. (ah elah). Mereka bersiap melawan setelah peluit di bunyikan, dengan sekuat tenaga mereka menarik tali tambang keramat yang konon terbuat dari bulu ketek  kingkong yang di kepang sedemikian rupa sehingga terbentuklah Tambang rasa strawberry (loh?). Katanya juga Tambang ini milik Asep Sapi Pak Lurah yang di pinjem setelah si Asep di nyatakan mati saat di sembelih kemaren malam (baca cerita lengkapnya di siAsepSapiSeksiMilikPakLurah.com). (follow juga twitternya : @AsepUnyuk). Yang avatarnya gambar Asep waktu di café. (foto unyu sambil pamer makanan yang dipesen). Kaya yang baca….(^_^)7. Klik dan lihat videonya di youtube pas lagi joget oplosan. 
            Kembali ke empat anak manusia yang berjuang demi kelasnya. Mereka berjuang begitu keras sampi terlihat merah di wajahnya, otot uratnya keluar, air mata keluar, dan upil mereka keluar berjama’ah. Perjuangan mereka tak berarti apa-apa karena lawan mereka sangat kuat, sehingga mereka akhirnya kalah dan terjatuh.(Baca : Kalah telak). Semua penonton terharu melihat perjuangan ke empat manusia yang berjuang melawan *sensor*. Maka terdengar teriakan dari anak-anak yang menonton serta di ikuti oleh ketawaan kuntilanak. (yang terakhir bercanda). Hari itu hari yang sangat melelahkan bagi mereka.
            Ziah ini tipe cewek complikasi karena terdapat banyak tipe lain yang ada dalam diri si Ziah ini, yaitu : cewek smart, cewek alay dan lebay, dan yang terakhir cewek rempong.   
            Pesan Moral    : Selain digunakan untuk membunuh manusia ternyata bulu ketek gorilla bisa digunakan untuk tali tambang. (Mabelos).
            Telah tiba saat yang di nanti-nanti kita joget oplosan……(Aseek-asekk jozz)….
            Ruarr biasa…
            Hugga…Hugga….
            Izza, Izza, sapa tuh belum pernah dengar?, belum pernah lihat?. Oh aku tahu yang cantik itu?.(hah). Yang imut itu?. (benarkah). Yang unyuk itu?.(oh my god). Dan anak yang nulis oh my god jadi omaigot itu?. (hahah). Benar semua benar tapi kalian lupa sesuatu. (apa itu?). Yes, anak yang sukanya menandai anak lain kalo lagi updet status. (oh my god, oh my no, oh my Wew).  Yang ini aku suka karena aku gak usah repot-repot bikin status lagi. (emang penting ya).
            Izza anak yang konyol. Suka menangkis bulu. (Bulutangkis). Tak pernah bisa diem, apalagi kalo udah ketemu cowok yang menurutnya ganteng. Pasti dah dia jadi salah tingkah, kalo udah salah tingkah kayak begini dia suka makanin upilnya sendiri. (Mengesankan). Si Izza ini hobi banget bikin status, sampai suatu hari dia bikin status yang di duga dapat menggentarkan dunia persilatan *ehk maksudku dunia perfacebookan. Beranda gonjang-ganjing, dinding-dinding berjatuhan, status-status terkutuk bertebaran, dan foto profil cewek seksi berterbangan. Status itu berisi tentang dia lagi jalan sama anggota Reyhan Lukaz lainnya. Mereka makan nasi goreng yang katanya rasanya pedes gila.(huha). Mugkin sangking pedesnya sampe si Izza itu ngeluarin kata-kata kotor (tempat sampah, laler ijo, tanah basah. Kan kotor!). Kata mereka sih itu emang nama nasi gorengnya, tapi para facebookers yang sempet baca status tersebut sempat nggak percaya dan menjadi kontroversi selama beberapa hari.
            Suatu hari mereka mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan itu semua pada halayak ramai bahwa itu semua tidak benar.
            “Maaf mengganggu waktu anda, kami hanya akan menjelaskan masalah yang hari-hari ini sedang menjadi buah bibir di Dumai. Saya mengatakan bahwa semua itu tidak benar itu semua hanya tipuan kamera(?) yang di buat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” Jelas Izza pada pers.
            “Iya itu semua Cuma fitnah belaka.” Tambah Hanipret seraya merebut pengeras suara dari tangan Izza.
            “Hey ngapain kalian disini, mana itu toaknya mau buat adzan dhuhur nih.” Tiba-tiba Pak Haji datang. Izza + Hani = lari ngibirit à ((( (((;^ ^)
            Ternyata mereka jumpa pers di musollah terdekat…..
            Twewewewew…..(asdfghjkl-___-“)
            Suatu ketika di Siang hari yang cerah, singkat cerita waktu itu kita lagi remidi Matematika. Kita di paksa mengerjakan 14 soal biadab yang dapat meracuni otak semua murid dalam sekali lirik saja. Waktu di mulai, terlihat senyuman sinis dari guru matematika, Kiamatematika lebih tepatnya. Semua anak mengerang dalam hati ‘Arrrgh’…..
            Waktu sudah semakin menipis, akhirnya semua anak menyerah dan mencoba menggunakan jurus yang terakhir yaitu berbagi dan memberi. Dengan berbekal hati yang tertekan dan resep dari nenek moyang, mereka mengucapkan mantranya Bim Salabim, seolah waktu berhenti semua anak saling bertukar kertas jawaban.
            “Serebot…Serobot…Serobot….” Ucap Izza lantang.
            Sejak saat itu kata serobot-serobot menjadi buming dan naik daun. Sungguh ruarrr biasa…..
            Tipe cewek polos karena suka ikut-ikutan anak lain. Misal semua pake kacamata pengen kaca mata, semua pake baju baru pengen baju baru, tapi giliran gue ngupil pake jempol kaki gak mau ngikutin. (   ̅   ̄ ̄   ̅   )
Pesan Moral    : Selain untuk garuk pantat ternyata jempol kaki bisa juga buat ngupil.
            Itulah akhir dari cerita aneh dari keenam sahabat yang menyebut dirinya Reyhan Lukaz, kehidupan mereka selalu penuh dengan kekocakan yang mungkin tak akan mereka lupakan sampai kapanpun.
          Tamat.
By : Intanus MGPKM.^^.
Persahabatan
Author     : Khalil Gibran
Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang persahabatan.
Dan dia menjawab :
Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi. Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan penuh rasa terima kasih. Dan dia pulalah naungan dan pendiangmu. Karena kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kediaman.
Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata “tidak” di kalbumu sendiri, pun tiada kamu menyembunyikan kata “ya”. Dan bila mana dia diam, hatimu berhenti dari mendengar hatinya, karena tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan. Dikala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berduka cita , karena yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau Nampak lebih jelas dalam ketiadaanya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, Nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.
Dan tiada maksud lain dari persshabatan kecuali salng memperkaya roh kejiwaan. Karena cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta, tetapi sebuah jala yang ditebarkan, hanya menangkap yang tiada diharapkan.
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu. Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pada musim pasangmu. Gerangan apa sahabat itu jika kau senantiasa mencarinya, untuk sekedar bersama dalam membunuh waktu!. Karena dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu. Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsikegembiraan..Karena dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.
            Hoam…(bikin ngantuk)
            Haduh serius amat bacanya…Gimana puisinya bagus gak itu karangan Khalil Gibran, (bukan aku) jelas kangannya bagus. Kata-katanya berat keles gak bisa di cerna oleh orang berIQ jongkok di bawah rata-rata kayak gue. Huhuhu -,-

Emo..emo..emo…emoticon!
            Suatu hari, ada dua orang bernama Peon dan Fakhri. Mereka saling mencintai. Dua orang ini pun berbicara dengan menggunakan emoticon.
Fakhri  : ‘Halo Peon…’ <(^^;)
Peon    : ‘Halo Fakhri…’ ﴾◦ ᵕ ͜ ᵕ ◦  ﴿
Fakhri  : ‘Panggil aja sayang biar akrab gitu. Oh iya, kamu cantik sekali hari ini…’ ƪ(ᵕÑᵕ)Ø
Peon    : ‘Ah, kamu bisa saja Fakhri…’ (ᵕÑᵕ)-c<ᵕ_ᵕ)
Fakhri  : ‘Aku cium kamu ya…’ ( ̄ `ε ̄ `)
Peon    : ‘Ah, kamu ini main cium-cium aja…’ (‘Ñ‘)-c<ᵕ ε ᵕ)
Fakhri  : ‘Tapi peon…’ ( ̄ `ε ̄ `)’
Peon    : ‘Udah Diem!’ (¬_¬)—o(X_X)
Fakhri  : ‘Ya sudah…aku diam saja…’ (-_-)
Peon    : ‘…’ ﴾◦ ᵕ . ᵕ ◦ ﴿
Fakhri  : ‘Peon?peon?kok kamu juga jadi diem aja?’ *\(̄▪-▪̄)/*
Peon    : ‘…’ ﴾◦ ᵕ . ᵕ ◦ ﴿
Fakhri  : ‘Peon?kok diem?Hah?!Apa yang terjadi dengan wajahmu?!!!’ Щ(◦Д◦Щ)
Peon    : ‘Oh, Fakhri….aku ini….sebenarnya….Alien…’≈(ϿДϾ)≈

Created by      : Raditya Dika
Sunting by : Intanus MGPKM




Tentang Penulis
Intanus Megantropus Girius Paleojavanicus Kremus Maknyus (Intanus/Intun/Ketun/Mucus-mucus) lahir di kandang ayam, 05 September 1950 terlahir dalam keadaan jomblo dan alay serta berlubang hidung besar. Telah lulus dari SLB (yang di sertai dengan potong nyamuk oleh guru-gurunya, karena termasuk murid teraneh) pada tahun 1960. Pernah terdampar di pulau terpencil dan di temukan oleh nelayan, karena dikira putri duyung. Akhirnya di tangkap dan di isolasi.
Setelah terlepas dari pengisolasian, beliau (*ceilah) melakukan ekspedisi ke berbagai kota dan bangsa. Termasuk orang yang suka mencoba berbagai macam hal baru seperti makan lewat hidung bernapas lewat mulut, kentut lewat mata, dan e*k lewat telinga. Pernah memiliki hubungan dekat dengan dakocan dan bagong (ayam jago tetangga). Dan sekarang telah menjalin hubungan dengan Crayon Shincan.
Mulai menulis sejak membaca sobekan Koran sisa gorengan. Dan memulai karirnya di dunia lain sejak tahun 1970 hingga sekarang. Memiliki hobbi mengumpulkan upil berbagai macam warna dan bentuk, bahasa kerennya koresponden. (emangnya perangko?). Selain itu dia memiliki kebiasaan unik lain selain minum minyak gas pake es, yaitu acak-acak sampah.
Memiliki cita-cita lain selain guling-guling di tengah jalan sambil teriak hugga..hugga.. yaitu menjadi altet bola bekel professional dan ingin menjadi sopir odong-odong yang baik bagi masyarakat. Orang yang pemalu. Dan suka menyendiri, termasuk menyendiri di kamar mandi.
Sekarang sedang sibuk syuting iklan makanan kucing dan menjadi model iklan kapur barus terkemuka. Ingin sekali mewujudkan cita-cita yang paling utama yaitu pacaran dengan Justin Bieber.

Created    : Intanus MGPKM.^^.


Ucapan Basa-basi
Cerita ini di ambil dari kisah ke-enam sahabat yang selalu saling membantu satu sama lain. Walau kehidupan mereka telah terkontaminasi dengan zat-zat gaul ala abg labil. Hanya sebuah cerita sederhana namun di lebih-lebihkan agar memberi kesan humor.
Terima kasih yang sudah meluangkan membaca cerita ini walaupun terpaksa. Saya tau. Maaf jika ada kata-kata yang menyakitkan hati atau pun lainnya. Maaf juga jika ada yang salah ketik nama dan jabatannya. Maaf jika ada salah dalam penulisan karakter.
            “Persamaan nama, tanggal lahir, alamt, warna kesukaan, dan hobby itu hanya kebetulan semata. Tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. Nama dan tempat senggaja di samarkan untuk menghormati para sesepuh desa.*loh?*.”
Hanya cerita biasa yang semoga bisa menghibur anda yang sedang galau dan gunda gulana. Udah gak usah sedih-sedihan lagi, gak usah menyendiri di bawah sower sambil nangisin orang yang gak jelas mending baca cerita ini. Promosi…..
Ngomongin masalah judul emang gak cocok sama isinya. Kalo dilihat dari judul sih kelihatan sebuah kisah menyedihkan dan romantic dari sebuah persahabatan. Tapi eh tapi isinya beda banget sama judulnya. Tadinya mau aku kasih judul persahabatan 6 anak pocong perawan atau 6 suster ngepot. Kembali ke awal cerita ini hanya berisi tentang sebuah kehidupan anak manusia bukan anak hantu. So, menurutku itulah judul yang cocok. Salam oplosan!

Intanus MGPKM (Follow : @intan_giri59)

Comments

Popular Posts